Serba Masakan Jamur di ‘Jejamuran’

IMG_2027Jika mendengar kata Jogjakarta, mungkin hidangan nikmat biasa yang langsung terbayang oleh anda adalah Gudeg Jogja, Bakmi Jawa hingga Angkringan pinggir jalan khas kota tersebut. Namun kalau anda ingin menikmati kuliner yang berbeda dari biasanya di Jogjakarta, anda harus mampir dan mencicipi aneka hidangan yang semua bahan utamanya adalah jamur. Banyak hidangan yang  jarang menggunakan jamur namun ditempat ini justru menjadi bahan utama, sebut saja sate jamur, tongseng jamur hingga jamur tepung yang rasanya sungguh nikmat.

Jejamuran adalah nama resto yang menyajikan menu istimewa yang terbuat dari bahan dasar jamur didaerah Jogjakarta. Banyak pilihan makan olahan jamur yang dijual di rumah makan ini dan jangan perlu kuatir dengan harga makanannya, karena rata-rata makanan disini lumayan terjangkau sebanding dengan rasanya. Jejamuran resto terletak di Niron, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta, 55512 telpon 0274 868170. Dari arah kota Yogya kearah Magelang sampai dengan perempatan Beran Lor, kemudian belok kanan/ utara kira-kira 800 meter.

IMG_1941 IMG_1943 IMG_1940 IMG_1939Berbagai jenis jamur yang ada di Jejamuran Resto

Saya bersama keluarga menikmati kuliner di resto Jejamuran pada waktu liburan sekolah sehingga pengunjung dari luar kota cukup padat. Namun, saat didalam resto ini sambil menunggu pesanan datang, anda bisa berkeliling resto untuk melihat koleksi bermacam jenis jamur. Menikmati masakan jamur lebih lengkap jika bersama orang yang disayangi terutama keluarga.

IMG_1933 IMG_1949Selamat menikmati makanan olahan jamur di Jejamuran Jogjakarta, salah satu warisan kuliner nusantara :)

Advertisements

Dawet Hitam Jembatan Butuh

IMG_0379Jika melewati jalan raya penghubung antar kota dari Kebumen hingga Purworejo di Jawa Tengah, anda harus menyempatkan untuk mampir sejenak menyicipi salah satu warisan kuliner nusantara, Dawet Hitam atau orang didaerah tersebut sering menyebut Dawet Ireng.

Ada pepatah yang berbunyi, “Belajarlah dari ahlinya” dikasus kuliner yang satu ini bisa diganti menjadi “Cicipilah Dawet Ireng dari yang Empunya”. Anda tidak perlu kaget jika sepanjang Jalan Kebumen-Purworejo akan melihat banyak penjual Dawet Hitam dipinggir jalan (baik dikanan atau dikiri,bahkan jarak antar pedagang hanya 100 meter). Namun, dari cerita warga sekitar hingga referensi di beberapa blog pecinta kuliner, Dawet Hitam yang memiliki cita rasa khas dan selalu dipadati pengunjung adalah Dawet Hitam Jembatan Butuh.

Saat mudik ke Kebumen tahun 2012, saya dan keluarga mampir untuk mencicipi Dawet Hitam ‘legendaris’ ini. Disebut Dawet Hitam Jembatan Butuh karena terletak dekat dengan jembatan tersebut. Anda tidak perlu bingung, cukup bertanya kepada warga sekitar jalan antar kota tersebut, mereka sudah mengetahui ketenaran Dawet Hitam ini atau anda bisa melihat secara teliti papan nama setiap penjual Dawet Hitam tersebut.

IMG_0380 IMG_0373 IMG_0375

Mamah lagi mesen Dawet Hitam buat saya dan keluarga 🙂

Yang membuat Dawet Hitam memiliki banyak penggemar adalah rasa yang sangat nikmat, segar dan cocok untuk lidah yang menyukai makanan manis, harganya pun masih sangat terjangkau oleh kantong kita. Harga untuk satu porsi, semangkok dawet hitam ini adalah Rp 2.500. Saya sarankan untuk mencicipi kuliner ini di siang hari, karena jika kita datang sore hari biasanya Dawet Hitam sudah habis.

IMG_0364

Selamat menikmati Dawet Hitam, salah satu warisan kuliner nusantara 🙂

Agricafe Taman Kencana

Agricafe merupakan sebuah tempat makan dan bersantai didaerah Bogor yang berada satu atap dengan Agrifun (tempat edukasi pertanian bagi anak). Agricafe dan Agrifun berada di Agripark, taman atau kawasan wisata pertanian dengan mengangkat kuliner dan edukasi pertanian bagi anak yang dimiliki oleh Institut Pertanian Bogor namun dibuka untuk dinikmati oleh masyarakat umum.

Lokasi dari Agricafe atau Agripark ini sangat mudah dicari dan dikenali karena berada di kawasan kuliner yang selalu padat selama akhir pekan, yakni di Taman Kencana dekat dengan daerah Makaroni Panggang, Pie Apple maupun Sop Buah Pak Ewok yang terkenal didaerah Bogor. Tempat ini sangat cocok untuk anda yang ingin merasakan sensasi makan dan menikmati waktu bersama keluarga di tengah rimbun pohon dan hijaunya taman di kawasan bogor yang terkenal memiliki cuaca sejuk.

Sebagai salah satu mahasiswa IPB, beberapa waktu yang lalu saya mengajak keluarga untuk menikmati makanan sekaligus bersantai mengisi akhir pekan di Agricafe. Saat itu saya dan keluarga sampai di Agricafe pada sore hari yang membuat suasana lebih nyaman. Untuk lebih menikmati waktu makan anda bersama keluarga atau sahabat, saya sarankan untuk memilih tempat diluar cafe atau didekat taman karena suasana santai lebih terasa disini. Waktu itu saya memesan beberapa makanan yang ada di Agricafe dan cukup puas dengan pelayanan dan rasa makanannya. Namun, saya menganjurkan anda untuk mencoba es krim bakar, sup jamur maupun dimsum-nya. Karena rasa dari beberapa makanan ini sangat menyegarkan dan enak dilidah 🙂

Untuk mengisi waktu akhir pekan bersama keluarga di Agricafe tidak perlu khawatir menimbulkan lobang besar didompet anda. Karena harga makanan yang ditawarkan cukup bersahabat (berkisar dari Rp 8.000 hingga Rp 40.000) dan dapat diterima untuk ukuran mahasiswa, hehe

Sagoo ‘Jadoel’ Restaurant

IMG-0109Menghabiskan waktu bersama keluarga adalah hal yang tidak pernah membosankan. Apalagi jika kita memang jarang bertemu dengan keluarga, karena kuliah diluar kota misalkan. Menghabiskan waktu di tempat makan adalah salah satu cara terbaik untuk mengobrol santai dan menikmati makanan tertentu ditempat lain dengan suasana yang berbeda-beda. Beruntung bagi saya yang memiliki keluarga dengan hobi sama, yakni ber-wisata kuliner ke tempat-tempat makan yang unik. Tujuan tempat kuliner yang kami pilih lebih kearah rasa makanan yang tersedia, makanan khas suatu kota tertentu, tema unik rumah makannya hingga makanan tempo dulu yang sudah jarang ditemukan.

Tempat makan yang kami kunjungi kali ini bernama “Sagoo”, kakak diberitahu oleh temannya ada sebuah tempat makan yang menawarkan tema klasik / tempo dulu dengan makanan khas yang memiliki cita rasa yang unik dan enak. Alasan kami mengunjungi tempat makan ini karena banyak pajangan sewaktu masa kecil, seperti rokok permen, minyak rambut tanco, permen koin, dan lain-lain. Hal ini membuat kami nyaman dan merasa bernostalgia kembali ke jaman sewaktu kami kecil. Resto ini juga menawarkan kebanyakan makanan lezat campuran Melayu, Singapura dan makanan Jawa Indonesia. Juga menawarkan berbagai masakan rumah yang akan mengingatkan Anda dengan sang ibu, nenek atau bahkan masakan bibi.

IMG-0080

Berikut adalah gambar hidangan makanan yang tersedia di “Sagoo”. Selamat mengisi waktu bersama keluarga dan selamat ber-wisata kulner 🙂

IMG-0071
IMG-0032

Dan yang ga boleh ketinggalan setelah perut kenyang adalah cemilan penutup. Siapa yang bakal lupa sama cemilan peningkat kejantanan anak cowo era 90’an yang satu ini ‘Rokok Permen Jaman SD’ haha 😀

Jelajah Gizi : Tepung Ubi Jalar dari Kota Hujan

Kurang lebih sudah hampir empat tahun saya tinggal di Kota ‘Hujan’ Bogor, tinggal di kota orang lain, jauh dari orang tua dan kuliah ditempat yang dikelilingi desa serta hamparan sawah yang luas. Tapi hal ini justru menyenangkan karena bisa belajar dari lingkungan dan membawa saya kepada hobi baru, yakni menikmati keindahan alam dan melihat panganan lokal desa-desa disekitar kampus tempat saya menuntut ilmu.

Kebiasaan baru ini membawa saya bertemu dengan satu desa di belakang kampus IPB bernama Desa Cikarawang yang merupakan wilayah penghasil Ubi Jalar di daerah Bogor. Sumber Karbohidrat ini (ubi jalar) salah satu dari komoditi tradisional yang sangat mudah didapatkan disekitar kita. Sebuah Kelompok Tani di Desa Cikarawang tersebut melakukan pengolahan produk dari Ubi Jalar menjadi Tepung Ubi Jalar, dengan dijadikan tepung, ubi jalar bisa dibuat menjadi makanan yang lebih banyak macamnya. Hal ini dapat dikatakan unik karena belum banyak dikembangkan dan diketahui oleh banyak orang.

proses pengupasan ubi jalar sebelum dijadikan tepung

               Sering saya melihat kebiasaan para ibu rumah tangga yang hobi membuat kue-kue kering dan basah lalu diberikan untuk anaknya maupun acara-acara keluarga. Saya membayangkan bagaimana kalo makanan-makanan itu terbuat dari tepung yang bahan baku nya mudah ditemukan di negara ini khususnya ditempat saya tinggal saat ini, wilayah Jawa Barat. Bagaimana kalo kue-kue itu dibuat menggunakan bahan dasar tepung ubi jalar? Pasti menjadi makanan khas yang unik dan enak. Selain itu, kita bisa mengurangi jumlah impor bahan baku kue yang berasal dari luar negeri.

Lantas saya mencoba untuk membuat kue kering (cookies) dan brownies bersama teman. Rasanya enak dan punya tekstur yang berbeda dari kue yang dibuat dengan tepung terigu. Selain itu, dengan menggunakan tepung ubi jalar untuk membuat kue, kita bisa mengurangi pemakaian gula untuk menambah rasa manis karena ubi jalar memiliki rasa manis alami. Sudah hampir setahun lebih, banyak makanan olahan yang bisa dibuat dari  tepung ubi jalar oleh ibu-ibu Desa Cikarawang Bogor. Sebut saja kue bolu, brownies kukus, kue kering, nastar, dll. Bahkan pernah sekali waktu saat saya berkunjung dibuatkan pempek dari tepung ubi dan rasanya sangat enak. Jadi, dengan kreatifitas ibu-ibu dan keunikan rasa dari tepung ubi jalar, bukan tidak mungkin di masa yang akan datang kita akan melihat kue-kue dari tepung ubi jalar yang berasal dari Bogor ada di kios dan toko penjual kue di kota-kota besar.

ilustrasi : Kue kering dari tepung ubi jalar

tepung ubi jalar desa cikarawang

               Fakta sehat yang berkaitan dengan mengkonsumsi ubi jalar adalah ubi jalar memiliki lebih banyak serat, aman dikonsumsi penderita diabetes dan sangat cocok untuk dijadikan alternatif pangan diet. Berdasarkan fakta itu, diperoleh manfaat dari Ubi Jalar bagi tubuh yakni mengandung antioksidan poten yang mampu melawan kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker serta berbagai penyakit lain. Selain itu, kandungan pada pada ubi jalar juga sanggup mencegah hipertensi, mengatur tekanan darah, mencegah anemia dan mengurangi resiko penyakit jantung. (RIMANEWS)

Kandungan Gizi yang terdapat pada Ubi Jalar antara lain Vitamin A, Vitamin C, Mangan, Serat, Potasium, Vitamin B6. Lebih jelas lagi kandungan yang terdapat pada setengah kilogram tepung ubi jalar adalah 80,53% Karbhohidrat, 14,22% Air, 3,32% Protein, 3,38 Serat dan 1,03 Gula.

                Bahan untuk membuatnya hanya ubi jalar dan air. Untuk membuat tepung ubi jalar, pada dasarnya smua ubi jalar bisa dijadikan tepung. Tapi yang paling bagus yang putih, dibanding yang kuning atau ungu. Dari semua jenis ubi jalar, ubi jalar putih adalah yang paling mudah untuk dibuat menjadi tepung, selain itu ubi jalar putih lebih mudah ditemukan karena jumlahnya yang banyak.

Caranya :

  • Ubi dikupas dan kemudian dicuci hingga bersih
  • Ubi jalar diparut halus, hingga membantuk seperti bubur.
  • Tambahkan air dengan perbandingan ubi jalar : air adalah 1:2.
  • Setelah itu, bubur disaring dengan menggunakan kain. Bubur ubi jalar diperas hingga sari patinya keluar, dan hanya tertinggal serat saripatinya di dalam kain.
  • Biarkan saripati itu mengendap. Kira-kira tunggu sampai 12 jam.
  • Cairan di atas endapan dibuang, kemudian endapan yang berupa pasta dijemur, bisa menggunakan tampah saat menjemurnya.
  • Hasilnya? Tepung ubi jalar yang bertekstur agak kasar. Apabila kita ingin lebih halus, bisa dihaluskan menggunakan mesin selep, ataupun blender.
  • Setelah menjadi tepung, tepung ubi jalar bisa disimpan dalam waktu yang lebih lama. Bisa digunakan untuk membuat kue muffin, yang bisa tahan selama seminggu, juga makanan asin seperti sosis solo, dan lain sebagainya.

Jadi, ayo kita lestarikan panganan lokal 🙂
#Cintai pangan lokal, cintai petani Indonesia
#Jelazah Gizi, Nutrisi untuk Bangsa


Referensi tulisan
http://www.republika.co.id
http://www.rimanews.com

Sate Ambal Pak Kasman, Kebumen

IMG_0356Setiap berkunjung ke Kebumen, Jawa Tengah, sisihkanlah waktu sedikit untuk berwisata kuliner khas kota ini. Cita rasa Jawa Tengah yang manis akan tersaji di setiap kulinernya. Namun jika anda penggemar sate dan sedang mampir ke Kebumen, cobalah untuk mencicipi salah satu Sate khas Kebumen, namanya Sate Ambal.

Sejarah Sate Ambal :  awalnya terdapat sebuah desa kecil kawasan pantai selatan Pulau Jawa, (Jalan Lintas Selatan-Selatan) tepatnya di Desa Ambal Resmi,wilayah Kec. Ambal Kab. Kebumen, Jawa Tengah terdapat makanan sate ayam yang tidak kalah cita rasanya dengan Sate Ayam pada umumnya. Sate Ayam buatan masyarakat Desa Ambal Resmi, selain cita rasanya yang khas juga unik karena bumbunya menggunakan campuran tempe kedelai. Karena yang membuat masyarakat Ambal secara turun-temurun maka sate ayam ini populer dengan sebutan Sate Ambal.
Berkat kekhasan dan keunikan itulah tidak kepalang tanggung pada saat kunjungan kerja Presiden Megawati Soekarnoputri ke Kab. Kebumen, salah satu menu utamanya adalah sate ayam Ambal yang kesohor di wilayah itu. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah H. Mardiyanto (sekarang Mendagri) pun menyempatkan diri berkunjung ke salah seorang pedagang sate ayam langsung di Desa Ambal Resmi untuk bersantap di tempat itu. “Tidak sedikit pejabat yang singgah ke warung-warung sate ayam Ambal di Desa Ambal Resmi ini,” (dikutip dari Blog Hary Soemarwoto)

IMG_2051

IMG_0352“Keunikan Sate Ambal adalah terletak pada bumbu satenya, Bumbu siramnya terbuat dari tempe yang dihaluskan dicampur cabe dan rempah-rempah lainnya. Makan nasi aja pake bumbunya doang udah enak, gimana ditambah Sate Ayam yang empuk-umpuk, hehe. Cita rasa tersendiri yang sangat khas dan hanya dimiliki Sate Ambal.”

Saat berlibur kerumah nenek beberapa waktu yang lalu, saya meluangkan waktu sebentar untuk mampir ke salah satu Warung Sate Ambal yang konon sangat terkenal di daerah Kebumen dan merupakan penjual Sate Ambal yang lumayan sepuh, yakni Sate Ambal Pak Kasman asli Ambal. Warung Sate Ambal legendaris ini bertempat di Jalan Raya Kutowinangun No. 178 Kebumen. Jika sudah di daerah Kutowinangun, tanyakan saja ke warga sekitar sate ambal pak kasman, semua tau! 🙂

Harga Sate Ambal untuk satu porsi adalah Rp 18.000/20 tusuk.
Selamat berwisata kuliner 🙂

Jajanan Tahu Warung Talaga Bandung

IMG_1443Kalo anda jalan-jalan ke Bandung, khususnya ke Ciwalk. Jangan lupa mampir ke Warung Talaga yang berada di Lower Ground. Anda akan menemui tempat makan unik yang menyediakan makanan yang membuat kita ingin memesan lagi. Kalo anda membayangkan tempat makan yang luas, dengan banyak kursi dan pencahayaan yang terang berarti anda salah mengira. Warung Talaga di Lower Ground Broadway ini hanya memiliki ruang dapur dan kasir yang tidak lebih dari 3 x 3 meter. Namun penataan Warung dengan konsep jadul 1960an sangat terasa di warung ini. Gelas dan piring yang digunakan adalah barang-barang yang sering kita lihat di film Si Doel Anak Sekolahan dan Film-film Benyamin S lainnya, haha. Pajangan yang dipasang di dinding toko berupa barang-barang antik,kendi dan sarang burung. Pengunjungnya? Mereka rela berdiri menunggu pesanan mereka di jalanan, karena kursi yang disediakan hanyalah dua buah kursi panjang seperti di Warung Kopi 🙂

Makanan yang ditawarkan di Warung Talaga sebenarnya bermacam-macam (seperti cihu, batagor, tahu goreng, dll) tapi saya dan keluarga sangat tertarik dengan berbagai jenis olahan makanan dari tahu. Menu andalan mereka adalah Tahu Bodo (tahu yang diulek dengan cabe dan gula). Mungkin dinamakan Tahu Bodo karena menyindir pembelinya yang rela memakan tahu dengan cabe ulek diatas codet (tempat ulekan), haha. Tapi soal rasanya jangan ditanya, kakak dan ibu saya sampai memesan 3 porsi sekaligus karena rasa pedas yang sangat menggoda lidah 😛

IMG_1449 IMG_1452 IMG_1455

Menu makanan : Kerupuk Banjir, Tahu Jadul, Tahu Bodo, Batagor, Nasi Bakar Bodo, dll
Minuman : Es susu kedelai, wedang ronde, es cincau, dan banyak lagi.
Harga : Berkisar Rp 8.000 – Rp 16.000

Selamat berwisata, cintai kuliner nusantara 🙂

Oseng-oseng mercon

Tahun lalu tepatnya saat liburan (lupa libur apa, haha). Saya dan keluarga pergi ke jogjakarta. Pas masih dirumah, saya dan kk udah punya target kalo liburan di jogja kali ini harus nyobain Oseng-oseng mercon yang udah bikin penasaran banget sama rasanya. Soalnya Om pernah cerita kalo pedesnya oseng-oseng mercon belum ada yg ngalahin di jogja, di indonesia? belum tau 🙂 Oseng-oseng mercon sendiri berasal dari istilah jawa, kata mercon artinya adalah petasan. Karna saat mencoba oseng-oseng mercon, lidah kita kayak mau meledak karna pedasnya.

  Oseng2-Mercon-Bu-NartiOseng-Oseng Mercon

Jadi, pas ke jogja liburan kali ini kita udah ga mikirin kenikmatan gudeg asli jogja, malioboro atau makanan yang udah pernah kita cobain sebelumnya. Dan bener aja, pas kita berhasil nyobain itu oseng-oseng mercon, mata tiba-tiba netesin air mata, pelan-pelan tapi pasti kita garuk-garuk tanah,haha. Bukan terharu karena akhirnya berhasil nyobain oseng-oseng mercon yang selama ini kita cari, tapi karena PEDES-nya yang ga ketulungan, kata-kata yang paling sering saya denger ditempat makan itu cuma “bu, es teh manisnya lagi dong” kalo ga “air putihnya abis ya bu?” Komentar orang lain ditempat makan.

Usut punya usut, makanan yang perlahan tapi pasti jadi makanan yang paling dicari di jogja ini punya resep yang bisa bikin geleng-gelengkepala sambil ngomong PANTESAN!! Dulunya ResepOseng-oseng mercon dibuat dengan perpaduan, setiap sepuluh kilogram daging diperlukan empat kilogram cabe atau lombok. Namun karena banyak orang yang mengeluh sakit perut, formulanya diubah menjadi sepuluh kilogram daging diperlukan dua kilogram cabe. Tapi tetep aja, dengan rasa yang pedesnya pol ini, pembeli yang mencari Oseng-oseng mercon terus menigkat di Jogjakarta. Selain karna rasanya yang membuat orang penasaran, harganya pun cukup murah untuk makanan berbahan utama daging dan cabe yakni sekitar Rp 9000 (tapi ga tau juga berapa harganya pas harga cabe lagi naik, haha).

IMG_5604 (3)Ekspresi kepedasan akibat Si Mercon

Sekarang, nyari warung yang ngejual Oseng-oseng mercon memang semakin mudah ditemui di jogja. Namun, oseng-oseng mercon yang pertama dan paling terkenal di Jogja adalah Oseng-oseng mercon Bu Narti. Terletak di Jl. KH Ahmad Dahlan Yogyakarta, “Lesehan Oseng-Oseng Mercon”. Begitu warung ini biasa disebut oleh warga sekitar.  Harga seporsi Oseng-oseng mercon adalah Rp 10.000 tapi kalo kita mau pake nasi,harganya jadi Rp 12.000. Kuliner yang satu ini mencoba memberi warna baru bagi dunia kuliner di Jogjakarta.

Selamat berburu kuliner Indonesia, Oseng-oseng mercon-jogjakarta 🙂