Kujang : senjata tradisional masyarakat sunda

Awal tinggal di Bogor, hanya hujan mungkin hal yang paling terkenal yang saya tau dari Kota ini. Tapi, satu minggu setelahnya, saya akhirnya tau kenapa banyak orang yang bilang, Bogor kota angkot. Hampir setiap hari dijalan-jalan Bogor selalu dihiasi oleh keramaian angkot-angkot yang saling berebut penumpang di pusat keramaian. Sebulan setelah itu, saya mulai tau kenapa Bogor juga dibilang tempat kuliner yang enak setelah Bandung. Banyak makanan khas sunda dan makanan jenis lain yang enak dan banyak tersebar di Bogor. Tapi ada satu kata lagi yang terkenal dari Bogor, Kujang! apa itu? 

“besok ketemuan didepan tugu Kujang yuk!”, “eh, ada perkumpulan laskar pemuda Kujang tuh, mau ikut ga?” dan kalimat-kalimat lain yang sering menggunakan kata Kujang.


Awalnya mikir, kayaknya Kujang itu sejenis hewan yang terkenal seantero Bogor, sampe-sampe banyak orang yang ngomongin. (kijang -.-‘). Atau nama seorang penjual makanan yang paling terkenal di Bogor (itu kang ujang kuh -.-‘). Atau mungkin nama depan pemain bola Indonesia, Kujang Mulyana? (JAJANG mulyana!). Ternyata setelah melihat literatur di perpus, main ke PEMKOT, PEMKAB dan PEMROV ditambah muterin Bogor selama 3 kali, Kujang yang selama menjadi [?] terjawab juga.

Jangan sekali-sekali melupakan sejarah!! (PROK PROK PROK!!)

KUJANG adalah sebuah senjata unik dari daerah Jawa Barat. Kujang mulai dibuat sekitar abad ke-8, terbuat dari besi, baja dan bahan pamor, panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram. Dalam budaya Jawa Barat, Senjata Kujang sering dikaitkan dengan hal-hal yang berbau magis, ilmu tingkat tinggi dan memiliki nilai sakral. Kujang diambil dari kata kata kudihyang (kudi dan Hyang). Kujang juga berasal dari kata Ujang yang berarti manusia yang sakti. Sedangkan Kudi diambil dari bahasa Sunda Kuno yang artinya senjata yang mempunyai kekuatan gaib sakti, sebagai jimat, sebagai penolak bala, misalnya untuk menghalau musuh atau menghindari bahaya. Secara umum, Kujang mempunyai pengertian sebagai pusaka yang mempunyai kekuatan tertentu yang berasal dari para dewa (=Hyang), dan sebagai sebuah senjata, sejak dahulu hingga saat ini Kujang menempati satu posisi yang sangat khusus di kalangan masyarakat Jawa Barat (Sunda). Sebagai lambang atau simbol dengan niali-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, Kujang dipakai sebagai salah satu estetika dalam beberapa lambang organisasi serta pemerintahan. Disamping itu, Kujang pun dipakai pula sebagai sebuah nama dari berbagai organisasi, kesatuan dan tentunya dipakai pula oleh Pemda Propinsi Jawa Barat.

Di masa lalu Kujang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Sunda karena fungsinya sebagai peralatan pertanian. Pernyataan ini tertera dalam naskah kuno Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian (1518 M) maupun tradisi lisan yang berkembang di beberapa daerah diantaranya di daerah Rancah, Ciamis. Bukti yang memperkuat pernyataan bahwa kujang sebagai peralatan berladang masih dapat kita saksikan hingga saat ini pada masyarakat Baduy, Banten dan Pancer Pangawinan di Sukabumi. Dengan perkembangan kemajuan, teknologi, budaya, sosial dan ekonomi masyarakat Sunda, Kujang pun mengalami perkembangan dan pergeseran bentuk, fungsi dan makna. Dari sebuah peralatan pertanian, kujang berkembang menjadi sebuah benda yang memiliki karakter tersendiri dan cenderung menjadi senjata yang bernilai simbolik dan sakral. Wujud baru kujang tersebut seperti yang kita kenal saat ini diperkirakan lahir antara abad 9 sampai abad 12.

KUJANG

TUGU KUJANG

berada di depan BOTANI SQUARE dekat Terminal Baranangsiang, dari Tol arah Jakarta belok kanan. Merupakan salah satu lambang dari Kota Bogor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s